DPRD Pekanbaru Mulai Bahas APBD-P 2020 Besok

Posted on September 20, 2020

PEKANBARU – Setelah menerima KUA-PPAS APBD-Perubahan 2020 dari Pemko Pekanbaru pekan lalu, DPRD Pekanbaru mengagendakan pembahasan APBD-Perubahan 2020 mulai, Senin (21/9/2020) besok.

Pembahasan dimulai dari komisi-komisi, dengan menggelar rapat kerja dengan semua mitra kerjanya (OPD di lingkungan Pemko).

“Sesuai jadwalnya memang Senin (pembahasan APBD Perubahan). Belum ada perubahan sampai hari ini,” kata Plt Sekretaris DPRD Pekanbaru Badria Rikasari MSi, Minggu (20/9/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Selanjutnya, hasil pembahasan di Komisi-komisi, dilaporkan ke Badan Anggaran (Banggar) untuk dibahas lagi. Pembahasan ini lebih spesifik, karena sudah melibatkan TAPD.

Baca Juga:  Dua ASN di Lingkungan Pemkab Siak Positif Covid-19

“Setelah selesai di Banggar, baru kita agendakan rapat paripurnanya,” tambah Badria dikutip dari tribunpekanbaru.

Sesuai jadwal, DPRD Pekanbaru menargetkan akan menggelar rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan 2020, pada 29 September.

Sebab sesuai aturan, untuk pengesahan APBD Perubahan ini paling lambat 30 September. “Kita usahakan sebelumnya,” janjinya.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE berjanji, pihaknya akan membahas anggaran perubahan ini, sesuai mekanisme dan peraturan yang ada.

“Sesuai janji kita dari awal, begitu KUA-PPAS masuk, kita langsung tancap gas,” katanya.

Untuk diketahui, APBD Murni Pekanbaru 2020 disahkan Rp 2,5 triliun pada November tahun 2019 lalu. Berapa tambahan di anggaran perubahan, belum bisa dihitung. Apalagi faktor wabah covid-19, yang sampai hari ini masih terjadi di Pekanbaru.

Baca Juga:  Oknum PNS Kejari Pekanbaru Diduga Jadi Pengkoordinir Pengelolaan 9 Lahan Parkir

Seperti diketahui, Pj Sekda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil mengatakan, pihaknya akan menyiapkan data untuk draft APBD Perubahan.

”Kami siapkan data-datanya dulu untuk bisa difinalkan. Bagaimana anggaran perubahan ini, bisa bertambah bisa berkurang. Kemungkinan kita itu belanja kita tinggi pendapatan berkurang. jadi kita tidak bisa menambah. Kita perubahan untuk pengurangan,” terangnya. (*)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *