Sungai Rokan Meluap, Puluhan Rumah Warga di Rohul Terdampak Banjir

Posted on March 29, 2021

PASIR PANGARAIAN – Puluhan rumah warga di Desa Bonai dan Kasang Mungkal Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Rokan.

Camat Bonai Darussalam Setyono, permukiman masyarakat mulai digenangi banjir sejak Senin (29/3/2021) pagi, walaupun sejauh ini air belum merendam sampai ke dalam rumah.

“Meluapnya sungai Rokan karena curah hujan sejak beberapa hari ini, mengakibatkan permukiman masyarakat Desa Kasang Mungkal dan warga Dusun Titian Gading Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam digenangi banjir,” terang Setyono kepada Halloriau.com, Senin (29/3/2021) sore.

Dia memaparkan, di Desa Kasang Mungkal ada sekitar 60 rumah warga yang terkena banjir, sedangkan di Dusun Titian Gading Desa Sontang terdapat 40 rumah yang direndam banjir.

Baca Juga:  Warga Desa Kabun Heboh, Seorang Ditemukan Gantung Diri di Pohon Nangka

“Bila hujan lagi dalam beberapa hari ke depan, maka banjir diperkirakan akan meluap ke desa lainnya. Ketinggian air antara 25 hingga 40 cm. Kita ingatkan agar masyarakat selalu waspada,” ungkap Camat Setyo.

Selain itu, akibat luapan air sungai Rokan akses jalan dari Kecamatan Kunto Darussalam menuju ke Kecamatan Bonai Darussalam, putus akibat digenangi banjir.

“Masyarakat kita yang akan ke Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam saat ini tidak bisa, begitu juga sebaliknya. Sedangkan akses jalan Provinsi Riau menghubungkan Rohul dengan Rokan Hilir sejauh ini aman dilintasi. Hanya saja, bila hujan beberapa hari ke depan, maka akan banjir,” sebut Setyo.

Baca Juga:  Terkait Usulan Pintu Tol di Rohul, Pemkab Sampaikan Data Justek ke Pemprov Riau

Terpisah, Babinsa Koramil 10/Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Kopda Jantri Istani, langsung bergerak memantau banjir. Dia mengimbau warga tetap waspada terhadap meningkatnya debit air akibat luapan Sungai Rokan.

“Sekitar pukul 04.30 WIB, air sungai Rokan mengalami peningkatan karena hujan deras sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya debit air sungai meluap, sehingga menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air 20 hingga 25 centimeter,” jelas Kopda Jantri Istani.

Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. “Selain puluhan rumah warga, ada juga fasilitas umum seperti SD Negeri 003 dan satu unit posyandu juga tergenang banjir,” jelasnya.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *