Kasus PMBRW, Sejumlah PNS Turut Diperiksa Kejari Pekanbaru

Posted on September 9, 2020

PEKANBARU, PENARIAU.INFO – Sejumlah dokumen dan alat bukti yang disita Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru dari hasil penggeledahan di kantor Camat Tenayan Raya, beberapa waktu lalu, saat ini masih dalam proses. Beberapa orang saksi termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih dalam tahap pemeriksaan.

Kasus tersebut, yakni dugaan korupsi kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW) dan Dana Kelurahan di Kecamatan Tenayan Raya yang bersumber dari APBD Kota Pekanbaru tahun 2019.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Yunius Zega, Rabu (9/9/2020) siang, mengatakan kasus tersebut masih dalam berproses untuk ditindaklanjuti.

“Masih, (kasus,red) ini dalam proses. Sejumlah saksi-saksi sudah dimintai keterangannya. Ada juga PNS,” ujar Yunius saat dihubungi halloriau.com.

Baca Juga:  Bandara SSK II Pekanbaru Ditutup untuk WNA hingga 14 Januari

Saat ditanya, apakah sudah ada penetapan tersangka dari hasil penyidikan kasus tersebut. Dia menyatakan belum ada.

“Belum ada penetapan tersangka. Nanti setelah ada kesimpulan dari penyidikan, baru kami lakukan gelar perkara penetapan tersangka. Yang jelas, penyidikan ini masih berproses,” terang Yunius.

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW) dan Dana Kelurahan, adalah program yang digulirkan Walikota Pekanbaru guna mewujudkan Pekanbaru sebagai Smartcity yang Madani.

Bahkan, anggaran yang diperuntukkan pada kegiatan PMBRW lumayan fantastik. Dimana anggaran itu tersebar di 12 kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Saat disinggung, apakah kecamatan lainnya yang ada di Pekanbaru ikut dilakukan pemeriksaan hal yang sama seperti kantor Camat Tenayan Raya. Yunius manyatakan kurang tahu.

Baca Juga:  Korupsi Dana Pencucian Danau Gema Kampar, Mantan Anggota DPRD Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

“Kalau itu saya kurang tau. Yang satu aja dulu. Yang ada pengaduan (Kecamatan Tenayan Raya,red) inilah yang kita lakukan dulu,” singkat Yunius.

Sebelumnya, penyidik Kejari Pekanbaru melakukan upaya penggeledahan di Kantor Camat Tenayan Raya, Kamis (3/9/2020) lalu. Penggeledahan ini dilakukan, terkait dengan perkara dugaan korupsi yang tengah diusut pihak Korps Adhyaksa tersebut.

Yakni kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW) dan Dana Kelurahan di Kecamatan Tenayan Raya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran (TA) 2019. (Hallo Riau)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *