Komisi 1 DPRD Kota Pekanbaru Sidak Dana Covid Kelurahan

Posted on June 2, 2020

PEKANBARU, PENARIAU.INFO – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru sudah berakhir, namun pendistribusian bantuan sosial (Bansos) dan penggunaan dana bansos dari pemrov untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di kota Pekanbaru hingga saat ini masih menjadi polemik oleh masyarakat. Mulai dari pendistribusian yang dinilai lamban, penolakan beberapa RW yang disebabkan jumlah dan nilai isi bansos yang beredar di masyarakat juga tidak sesuai, hingga penggunaan dana bansos dari pemrov yang di nilai tidak transparan.

Dari pemberitaan sebelumnya bahwa Pemprov Riau mengucurkan dana sebesar 100 juta untuk setiap kelurahan di Kota Pekanbaru, dana tersebut rencananya akan di gunakan untuk penanganan Covid-19, namun sampai saat ini ada beberapa laporan yang masuk ke DPRD Kota Pekanbaru bahwa dana tersebut tidak jelas peruntukannya, sehingga banyak menimbulkan pembicaraan oleh forum RT/RW terkait transparansi penggunaan dana tersebut.

Baca Juga:  Anggota DPRD Riau Positif Covid-19 Bertambah Lagi Satu, Sudah 7 yang Terinfeksi

Untuk mencari informasi dan kebenaran dari laporan masyarakat tersebut, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke ke beberapa kantor Kelurahan di kota Pekanbaru, pada Selasa (02/06/2020).

Menurut Sekretaris Komisi I Muhammad Isa Lahamid, ada banyak hal yang perlu digali lebih dalam terkait amburadulnya pendistribusian bansos dan penggunaan dana bansos kepada masyarakat, ditambah dengan beredarnya informasi terkait penggunaan dana yang tidak transparan dan tidak jelas.

Sidak komisi 1 ini di hadiri oleh Ketua Komisi 1 Doni Saputra dan Sekretaris Komisi 1 DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid serta Anggota Komisi 1 Ida Yulita Susanti.

“Dana bansos adalah anggaran yang di alokasikan untuk penanganan kasus covid, namun ada beberapa laporan dari masyarakat kepada DPRD Kota Pekanbaru bahwa dalam penggunaan dana bansos covid dinilai kurang transparansi. Nah, ini menjadi tugas kami sebagai wakil rakyat untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran tersebut”, ucap Muhammad Isa.

Baca Juga:  Rektor UIR Positif Terpapar Virus Corona

Selain sidak penggunaan dana covid politisi PKS ini menuturkan Komisi I DPRD Pekanbaru turun ke lapangan dan melakukan Sidak juga untuk melihat sudah berapa bantuan yang didistribusikan. Selain itu DPRD juga mempertanyakan berapa jumlah Bansos yang telah didistribusikan dan sampai dimana pendistribusian.

Muhamad Isa juga mengatakan bahwa, bahwa penggunaan dana bansos covid tidak tepat sasaran akan terkena dampak hukum.

“Dana bansos yang di alokasi oleh pemprov harus di gunakan dengan tepat sasaran dalam penanganan Covid-19, jika ada  penyalahgunaan maka harus siap2 bertanggung jawab di depan hukum”. Tegas Muhammad Isa.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *