Minta Tebusan, Satu Pelaku Penculikan Ditangkap Polsek Bangko Pusako

Posted on July 29, 2020

ROKAN HILIR, PENARIAU.INFO – Diduga meminta uang tebusan sebesar Rp. 50. 000.000 ( Lima puluh juta rupiah ) kepada orangtua korban, satu dari tiga orang pelaku penculikan, ditangkap tim Opsnal Polsek Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ).

Kapolres Rohil, AKBP. Nurhadi Ismanto SH SIK, dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Rohil, Rabu (29/7/2020) membenarkan hal tersebut. “Sudah kita tangkap sementara dua lainnya masih buron,” kata Kapolres

Kronologis kejadiannya, pada Senin 6 Juli sekira pukul 10.00 wib pelapor korban Kriswandi (19) warga Dusun Sidomulyo, RT.007, RW. 003, Kepenghuluan Bangko Sempurna, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil, sedang dirumah bersama ibu dan adiknya.

Kemudian terlapor ( pelaku ) inisial BY ( 23 ) datang menaiki sepeda motor KLX warna hijau.  Selanjutnya, pelaku meminta ijin kepada ibu korban agar bisa mengajak korban ke Balam KM. 37 . Tepatnya di rumah rekannya bernama Linda untuk mengambil uang.

Mendengar alasan itu, ibu korban mengijinkan pelaku pergi bersama korban dan membawa korban ke KM. 24 Balam dan memutar balik ke arah KM. 23 Balam.

Namun, didepan salah satu Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) disebuah gang, pelaku dan korban berhenti di sebuah kebun sawit. Selanjutnya, pelaku mengatakan kepada korban agar menunggu adiknya bernisial UK ( DPO )

Baca Juga:  DPMD Inhil, Budi N Pamungkas: Alhamdulillah BLT-DD Tahap Satu 100 Persen Tersalurkan

Tidak lama kemudian, pelaku lainya yang masih DPO berinisial UK datang dan memeluk korban. Kemudian,  dari arah belakang pelaku lainnya berinisial NS datang dari arah semak dan langsung memiting leher korban, sambil memukul kepala pelapor menggunakan pisau serta menyeret ke arah kebun sawit yang sudah terparkir mobil Mitsubishi L200 Strada

Selanjutnya korban dimasukkan oleh pelaku NS kedalam mobil, dan didalam mobil korban ditinju sebanyak 11 kali dibahagian wajah dan kepala. e Setelahitu pelaku BY menyetir mobil dan membawa ke daerah Mourini.

Tepatnya disebuah kebun sawit, dan disana pelaku NS menyuruh korban menghubungi orang tuanya, pelapor dan pada saat itu pelaku meminta pelapor menggunakan Handphone ( HP ) saudari Rosa ( teman pelaku.red ).

Kemudian, korban menghubungi orang tuanya dan mengatakan bahwa dia telah diculik dan meminta agar membayar uang tebusan sebesar Rp,-50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Setelah korban selesai menghubungi orang tuanya, pelaku NS mengikat pelapor menggunakan lakban warna cokelat dan membawa korban kerumah nya yang berada di KM. 22 Balam. Didalam dirumah tersebut,  korban disekap dan di aniaya, dan korban di tahan dirumah selama 6 (enam) hari

Baca Juga:  H Fauzar Mp: Tahun Ini Tidak Ada Penerimaan PNS, Kita Fokus SKB CPNS 2019

Tepatnya, pada Sabtu ,11 Juli korban disuruh menjemput ibu nya untuk damai secara kekeluargaan, dan pada saat itu kesempatan korban melarikan diri. Kemudian korban didampingi keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangko Pusako, guna penyelidikan lebih lanjut.

Kronogis penangkapan, menurut Kapolres menerangkan, pada Selasa (28/7/2020) sekira pukul 12.30 Wib mendapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku BY sedang berada di pinggir jalan Lintas Riau – Sumut, KM. 22, Kepenghuluan Bangko Sempurna.

Mendapat informasi tersebut, team unit Reskrim Polsek Bangko Pusako langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Sesampai nya di lokasi tepatnya di samping Indomaret, KM. 22, pelaku BY duduk – duduk bersama teman nya, sehingga dilakukan penangkapan terhadap nya, dan langsung dibawa ke Polsek Bangko Pusako untuk proses selanjutnya.

“Perkara ini masih terus dikembangkan tim opsnal Polsek Bangko Pusako, hingga terungkap dan bisa tertangkap pelaku lainnya,” pungkas Kapolres. (Riau Link)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *