Nyantai di Taman Sungai Apit Siak, Serasa Nongkrong di Luar Negeri

Posted on August 22, 2020

SIAK, PENARIAU.INFO – Warga Kabupaten Siak tak perlu jauh-jauh berlibur ke luar negeri untuk cari spot foto yang instagrameble.

Kini di jalan Hangtuah Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak telah dibangun taman ruang terbuka hijau (RTH) yang tak kalah keren dengan negeri luar, cocok dijadikan tempat bersantai.

Taman ini memang belum resmi dibuka oleh pemerintah daerah, sebab masih dalam tahap finishing atau penyelesaian.

Meski begitu, beberapa warga telah ramai berkunjung di sekitar taman untuk bersantai.

Para pedagang kaki lima juga memanfaatkan moment ini untuk berjualan jajanan di sekitar taman, menambah kesan ramai di sana.

Beberapa bangunan ikonik seperti miniatur jembatan kupu-kupu, sekilas tampak seperti dedaunan yang diterangi lampu warna-warni menambah kemolekannya di malam hari.

Kemudian lampu yang berjejer mirip pedestrian dan indahnya susunan taman bunga menjadi daya tarik untuk berkunjung di sana.

Bukan hanya muda-mudi saja, para orang tua juga banyak yang membawa keluarganya bermain dan berfoto di sana.

Salah seorang pengunjung bernama Sari (22) warga Kecamatan Sungai Apit datang bersama kekasihnya mengaku hampir setiap weekend atau libur “nongkrong” di taman itu, menurutnya dengan dibangunnya taman itu Kecamatan Sungai Apit nantinya bakal ramai dikunjungi oleh orang luar daerah.

Baca Juga:  Usai Dilantik Presiden Jokowi Gubernur Kepri Positif Covid-19, Istana Beri Tanggapan

“Inginnya cepat-cepat diresmikan, di sini sudah banyak orang luar datang untuk berfoto-foto, sangat bagus dan cocok jadi tempat bersantai,” kata Lia.

Ia juga berpendapat, jika lantai yang ada di taman itu diberi keramik atau paving block, akan lebih menarik.

“Kalau jalannya berwarna-warni lebih bagus, jadi selaras sama tamannya,” sebutnya.

Rahmat (35) warga Kecamatan Sungai Apit yang berkunjung bersama isteri dan dua anaknya juga mengaku sering bermain di sekitar taman tersebut. Ia mengatakan taman itu bisa sebagai tempat refreshing dan hiburan.

“Sering ajak keluarga ke sini, tempat santai selepas pulang kerja,” katanya.

Menurutnya, beberapa fasilitas penting belum tersedia di sana, pengunjung masih kebingungan untuk mencari tempat duduk.

“Tempat duduk belum ada, kalau mau kami harus pinjam ke pedagang di sekitar taman. Mungkin karena memang belum siap tapi mudah-mudahan ke depan semua fasilitas ada,”

Sementara itu, Camat Sungai Apit Wahyudi mengatakan, taman RTH tersebut memang belum dibuka untuk umum. Bahkan nama dari taman itu juga belum ditentukan.

“Sudah ada tiga nama yang diajukan ke Dinas PU, pertama Taman Syarifah Fadlun, kedua Taman Sri Kuala dan ketiga Taman Syarifah Sembilan. Tinggal menunggu SK yang mana digunakan,” kata camat Sungai Apit itu.

Baca Juga:  Belum Genap 3 Bulan, Tol Pekanbaru – Dumai Sudah Catat 35 Kecelakaan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Permukiman (PU Tarukim), Irving Kahar melalui Kabid Pertamanan dan Permakaman, Izram SH mengatakan taman RTH di Kecamatan Sungai Apit itu memang belum siap 100 persen. Dalam tahun ini ada beberapa pekerjaan ditargetkan rampung.

“Progresnya sudah 80 persen. Yang belum selesai dikerjakan itu stand bollard, permainan anak dan ayunan, bangku taman, lampu floodlight dan atap memran,” katanya saat dikonfirmasi riaulink.com, Sabtu (22/8/2020).

Pembangunan taman itu akan berlanjut di tahun depan, karena masih ada item pekerjaan yang tidak tercapai dalam tahun ini sebab anggaran direfocusing atau dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Insya Allah tahun depan pemasangan granit pada lantai taman, fungsi panggung untuk pemuda dan kalau jadi sekaligus lahan parkir,” jelasnya.

Menariknya, di depan lokasi RTH itu juga ada waterfront city di tepian dermaga Kecamatan Sungai Apit, berjarak sekitar 100 meter dari taman itu. Masyarakat di sana menyebutnya dengan Turap Singapore.

Sehingga, dua lokasi tersebut menjadi data tarik wisata untuk Kecamatan Sungai Apit. (Riau Link)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *