Ojek dan Tukang Becak Bisa Daftar Bantuan UMKM Riau

Posted on August 27, 2020

MERANTI, PENARIAU.INFO – Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Riau akan menyalurkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), tanpa terkecuali UMKM yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti Azza Fahroni melalui Kabid Koperasi dan UKM Syahril, pada Rabu (26/08/2020) diruang kerjanya.

Selain itu, dalam program bantuan dari Provinsi Riau tersebut tidak terfokuskan pada pelaku usaha saja, namun jasa usaha juga termasuk dalam program bantuan tersebut.

“Menurut informasi yang kita dapat dari pihak Provinsi, bahwa bantuan ini juga bisa untuk tukang becak dan tukang ojek, sebab termasuk kategori jasa usaha,” terangnya.

Baca Juga:  Korupsi Dana Pencucian Danau Gema Kampar, Mantan Anggota DPRD Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Dikatakan Syahril, sejauh ini pihaknya belum mengetahui pasti berapa jumlah nominal yang akan diterima serta batasan akhir kapan pendaftaran tersebut usai. Namun dirinya terus menggesa agar para pelaku usaha dan jasa usaha (Tukang becak dan tukang ojek) sesegera mungkin mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan bantuan itu.

“Website itu sudah bisa diakses pada 07 Agustus lalu hingga sekarang dan sudah ada sebanyak 76 yang mendaftarkan,” jelasnya

“Memang sejauh ini kita tidak tahu jenis usaha dan jasa usaha apa saja yang sudah mendaftarkan, karena yang admin pihak Provinsi langsung. Tapi kami di Kabupaten terus menggesa agar masyarakat dapat mendaftarkan, karena ini dapat membantu perekonomian masyarakat ditengah Pandemi,” jelasnya lagi.

Baca Juga:  Tak Punya Terobosan, Riau Dinilai Gagal Tangani Covid-19

Diungkapkan Mantan Kabid Sarpras Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti itu, masyarakat dapat mendaftarkan dengan mengakses di https://mataumkm.riau.go.id. Dimana setelah mengakses, masyarakat diminta untuk mengisi form yang telah ditentukan dengan benar.

“Yang jelas syarat yang pasti, harus ada usaha dan SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha) yang didapat dari Desa/Kelurahan setempat, data diri pemilik,” jelas Syahril. (Riau Link)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *