Pasien Covid-19 dan Umum di RSUD Arifin Achmad Membludak, Manajemen Dirikan Tenda

Posted on June 25, 2020

PEKANBARU, PENARIAU.INFO – Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA) menjadi rumah sakit pusat rujukan di Provinsi Riau, dimasa memasuki fase new normal ini terjadi pembludakan jumlah pasien baik itu pasien biasa maupun pasien covid-19 dalam tiga hari terakhir.

Akibatnya untuk menghindari adanya kerumunan dan gelombang masyarakat yang berobat, pihak Rumah Sakit mendirikan tenda untuk tempat pasien di luar ruangan rumah sakit.

Ini didirikan di beberapa titik lokasi, di antaranya untuk ruang tunggu poli rawat jalan yang sudah ramai didatangi pasien normal, dan ruang tunggu pengambilan obat di apotik juga di dirikan tenda untuk pasien.

“Mulai fase new normal ini, pasien normal kami juga kembali normal, jadi membludak dari biasanya, untuk solusi tetap jaga jarak dan tidak ada kerumunan, maka dibuat tenda nanti dipanggil satu persatu untuk masuk, ini demi jalannya protokol kesehatan,” jelas Dirut RSUD Arifin Achmad Nuzelly Husnedi kepada media. Rabu (25/6/2020).

Menurut Nuzelly, saat ini pasien yang datang berobat ke  RSUD Arifin Achmad sudah mulai normal kembali yang datang dari Kabupaten dan Kota di Riau.

RSUD Arifin Achmad merupakan pusat rujukan seluruh Rumah Sakit di Riau.

“PSBB mulai berakhir ini orang mulai banyak berobat dari daerah tidak mungkin kita tolak orang datang dari luar daerah, jadi bukan untuk tempat tidur pasien melainkan untuk ruang tunggu, kalau tempat tidur masih cukup,” ujar Nuzelly.
Sementara untuk pasien covid-19 juga dikatakan Nuzelly saat ini sudah tertata dan terisolir dari lokasi pasien normal, sehingga tidak ada kontak dengan pasien covid tersebut.

“Kan ada 67 tempat tidur pasien covid yang disiapkan, saat ini belum penuh semuanya, masih ada yang kosong,” ujar Nuzelly.

Nuzelly juga menyampaikan, rata-rata pasien yang datang berobat ke RSUD Arifin Achmad merupakan pasien dengan penyakit berat, atau penyakit yang masuk dalam kategori sub spesialistik.

“Kenapa ke RSUD Arifin Achmad karena di sana yang lengkap, dan menjadi pusat rujukan di Riau,” jelas Nuzelly.

Klaster Palembang Paling Banyak Kasus Positif

Rangkaian penyebaran pasien Positif Covid-19 dari Klaster Palembang terus meluas hingga Rabu (24/6/2020).

Pasalnya pasien Positif Covid-19 dari Klaster Palembang ini membuat munculnya klaster baru yakni Klaster Kantor Camat Bukit Raya.

Ada satu bayi 10 bulan yang kini dinyatakan pasien Positif Covid-19.

Pasien ternyata merupakan keponakan pasien NC yang meninggal beberapa hari lalu akibat Covid-19.

Bayi tertular saat kontak dengan pasien Positif Covid-19 dari Klaster Palembang yang masih satu keluarga.

Ia menjadi satu dari dua pasien Positif Covid-19 dari Klaster Palembang.

“Klaster Palembang paling luas penyebarannya. Bayi tersebut jadi satu dari sembilan pasien Positif Covid-19 hari ini,” terang Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Mulyadi kepada Tribun, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya, ada dua pasien tambahan Klaster Camat Bukit Raya dan dua pasien tambahan Klaster BRI.

Ada dua kasus baru hasil screening di rumah sakit.

“Satu lagi hasil tracking contact, namun belum dipastikan masuk klaster mana,” jelasnya.

Mulyadi menyebut Klaster Palembang cukup luas hingga mmebuat klaster baru.

Penyebarannya diprediksi menjangkau hingga sejumlah perkantoran pemerintah di Kota Pekanbaru.

Ada sejumlah kantor dinas yang diantisipasi.

Tim bakal melakukan sterilisasi dan swab test di kantor yang pernah kontak dengan pasien dari sejumlah klaster.

Jumlah pasien Positif Covid-19 di Kota Pekannbaru yang masih dirawat mencapai 31 orang.

Total jumlah pasien positif hingga saat ini mencapai 79 orang.

Enam di antaranya meninggal dunia dan 42 lainnya sudah sembuh.

Rasio penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru kini naik jadi 2,2 dari 0,4.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru bakal memperketat pengawasan di perkantoran pemerintah, pasar dan kafe.

Ia menyebut yang berbahaya saat ini adalah berada di pusat keramaian.

Mereka bakal melakukan full swab test massal di beberapa titik keramaian.

Hal ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 dari sejumlah klaster.

Tim bakal menggelar swab test massal, Jumat (26/6/2020).

“Kita gaet pasien secara aktif untuk PCR,” terangnya.

Positif Covid-19 Klaster BRI Pekanbaru Plus Tiga Orang

Selain dari Klaster swab massal di Inhil, penambahan kasus baru pasien Positif Covid-19 di Riau, Rabu (24/6/2020) juga berasal dari Klaster BRI Pekanbaru.

Setelah dilakukan tracing dan kontak erat dengan pasien positif dari Klaster BRI Kantor Cabang Pekanbaru didapatkan sejumlah pegawai lagi yang Positif Covid-19.

Mereka diantaranya adalah pasien nomor 204, laki-laki, inisial AP, usia 28 tahun.

“Tuan AP ini merupakan hasil tracing dan kontak erat dengan pasien nomor 132, Nyonya NY (33) dari Klaster BRI Pekanbaru,” kata Kepala Dinas kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Rabu (24/6/2020).

Selain itu, pasien positif berikutnya dari Klaster BRI Pekanbaru adalah pasien noor 205, perempuan, inisial ZR, usia 24 tahun.
Kemudian pasien nomor 206, laki-laki, inisial AN, usia 34 tahun yang juga berasal dari Klaster BRI Pekanbaru.

“Pasien nomor 204, 205 dan 206 ini sama-sama hasil tracing dari Klaster BRI. Ketua pasien ini memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 132, nyonya NY, 33 tahun” ujar Mimi.

Selain dari Klaster BRI Pekanbaru, penambahan pasien Positif Covid-19 Riau hari ini juga ada dari Klaster mandiri yakni pasien 203, laki-kaki, inisial TLC, usia 78 tahun.

Baca Juga:  Dituding Sunat Uang BLT, Begini Kata Kades Sangkir Indah

“Tuan TLC ini belum diketahui sumber penularanya, karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-18,” kata Mimi.

Seperti diketahui, Rabu (24/6/2020) ada penambahan 24 kasus baru pasien Positif Covid-19 di Riau sehingga total ada 217 kasus pasien Positif Covid-19 di Riau.

SEDIH! Bayi 10 Bulan di Riau Positif Covid-19

Bayi berusia 10 bulan di Kota Pekanbaru terkonfirmasi Positif Covid-19.

Bayi tersebut berinisial JPL, laki-laki.
Bayi JPL ini tercatat sebagai pasien nomor 208 Positif Covid-19 di Riau.

“Balita ini merupakan hasil tracking contact dan kontak erat dengan pasien nomor 134 yakni tuan NC usia 47 tahun, karena anak kerabatnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Rabu (24/6/2020).

Saat ini bayi JPL sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
Selain bayi JPL, sejumlah orang dekat dari NC, pasien 134 Positif Covid-19 di Riau.
Mereka diantaranya adalah pasien nomor 207, perempuan, inisial DOI, usia 23 tahun.

Kemudian pasien nomor 209, perempuan, inisial LA, usia 42 tahun.

Selain bayi 10 bulan, dihari yang sama, Rabu (24/6/2020) juga diumumkan satu keluarga yang Positif Covid-19 yakni pasien nomor 210, laki-laki, inisial RF, usia 24 tahun, warga Pekanbaru.

“Tuan RF merupakan hasil tracing dan kontak erat dengan pasien nomor 144, nyonya E. Jadi RF ini adalah anak dari Nyonya E,” kata Mimi.

Seperti diketahui, Rabu (24/6/2020) ada penambahan 24 kasus baru pasien Positif Covid-19 di Riau, sehingga total ada 217 kasus pasien Positif Covid-19 di Riau.

Informasi per hari Rabu Tanggal 24 Juni 2020 di Provinsi Riau terdapat penambahan 24 kasus baru Positif Covid-19.

Total 217 kasus Positif Covid-19 (88 dirawat, 120 sehat dan sudah dipulangkan, dan 9 meninggal dunia).

PDP Covid-19 yang masih dirawat berjumlah 151 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.517 orang, dan PDP meninggal dunia berjumlah 178 orang.

Total PDP berjumlah 1.846 orang.
ODP dalam pemantauan berjumlah 3.928 orang, ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 72.678 orang.

Berikut rincian penambahan pasien Positif Covid-19 :

1. Pasien 194 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. AO (36) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Tn. AO (36) merupakan hasil pengembangan dari pelaksanaan test swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir.

2. Pasien 195 Positif Covid-19 di Riau adalah Nn. MY (18) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Nn. MY (18) merupakan hasil pengembangan dari pelaksanaan test swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir.

3. Pasien 196 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. M (63) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.
Ny. M (63) merupakan hasil pengembangan dari pelaksanaan test swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir.

4. Pasien 197 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. S (54) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.
Ny. S (54) merupakan hasil pengembangan dari pelaksanaan test swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir.

e. Pasien 198 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. YA (21) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Ny. YA (21) merupakan hasil pengembangan dari pelaksanaan test swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir.

f. Pasien 199 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. SW (30) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Ny. SW (30) merupakan pegawai yang bertugas di salah satu UPT puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir.

g. Pasien 200 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. MA (15) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Tn. MA (15) merupakan kontak erat dari pasien Positif Covid-19 kasus ke
128 Ny. R (39).

h. Pasien 201 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. SA (12) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Belum diketahui riwayat penularan dari Tn. SA (12) karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien Positif Covid-19.

i. Pasien 202 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. A (72) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Belum diketahui riwayat penularan dari Tn. A (72) karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien Positif Covid-19.

j. Pasien 203 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. TLC (78) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Belum diketahui Riwayat penularan dari Tn. TLC (78) karena tidak memiliki Riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus Positif Covid-19.

k. Pasien 204 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. AP (28) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Tn. AP (28) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 132 Ny. NY (32) yang termasuk dalam klaster Bank
BRI.

l. Pasien 205 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. ZR (24) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Ny. ZR (24) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 132 Ny. NY (32) yang termasuk dalam klaster Bank
BRI.

Baca Juga:  KPK Minta Jaksa Harus Objektif Tangani Kasus Pemerasan Kepala SMP di Inhu

m. Pasien 206 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. AN (34) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Tn. AN (34) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 136 Ny. RD (30) yang termasuk dalam klaster Bank
BRI.

n. Pasien 207 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. DOI (23) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Ny. DOI (23) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 134 Tn. NC (47).

o. Pasien 208 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. JPL (10 Bulan) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Tn. JPL (10 Bulan) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 134 (Anak kerabat) Tn. NC (47).

p. Pasien 209 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. LA (42) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Ny. LA (42) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 134 Tn. NC (47).

q. Pasien 210 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. RF (24) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Tn. RF (24) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid19 kasus ke 144 (Anak) Ny. E (54).

r. Pasien 211 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. KS (70) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Belum diketahui Riwayat penularan dari Tn. KS (70) karena tidak memiliki Riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus Positif Covid-19.

s. Pasien 212 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. HW (45) yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai.
Ny. HW (45) salah seorang pedagang di pasar tradisional di Kota Dumai dan merupakan hasil pengembangan dari pengambilan swab masal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Dumai.

t. Pasien 213 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. N (66) yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai.
Tn. N (66) salah seorang pedagang di pasar tradisional di Kota Dumai dan merupakan hasil pengembangan dari pengambilan swab masal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Dumai.

u. Pasien 214 Positif Covid-19 di Riau adalah Nn. LZZ (18) yang merupakan warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai.
Nn. LZZ (18) salah seorang pengunjung di pasar tradisional di Kota Dumai dan merupakan hasil pengembangan dari pengambilan swab masal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Dumai.

v. Pasien 215 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. MRP (8) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Bengkalis.
Belum diketahui Riwayat penularan dari Tn. MRP (8) karena tidak memiliki Riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus Positif Covid-19.

w. Pasien 216 Positif Covid-19 di Riau adalah Tn. AB (33) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Bengkalis.
Tn. AB (33) merupakan salah satu teknisi yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Mandau, Kab. Bengkalis.

x. Pasien 217 Positif Covid-19 di Riau adalah Ny. DS (40)yang merupakan warga yang berdomisili di Kabupaten Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Ny. DS (40) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 kasus ke 134 Tn. NC (24).

Kabar baik hari ini, terdapat 3 orang pasien positif yang dirawat di RSUD Arifin Achmad (Klaster BRI) yang dinyatakan sembuh, yaitu

a. Ny. H (54), berasal dari Kota Pekanbaru
b. Ny. RD (30), berasal dari Kota Pekanbaru
c. Tn. N (30), berasal dari Kota Pekanbaru
Meskipun PSBB sudah berakhir dan pemerintah telah menerapkan adaptasi kehidupan baru yang bertujuan mempercepat penanganan covid 19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, masyarakat dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan:

a. Pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja.

b. Selalu Menjaga jarak (Physical Distancing)

c. Sering mencuci tangan pakai sabun.
Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 7258 spesimen.
Terakhir, kami mengimbau kepada masyarakat untuk :

a. Tetap menjaga kewaspadaan.

b. Walaupun tidak sakit, belum tentu
orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya.
Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian

c. Jaga pola hidup sehat

d. Makan buah dan sayuran

e. Berolahraga rutin dan istirahat yang cukup.

f. Konsumsi vitamin yang cukup

g. Tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya.

Menjaga kerahasiaan data pasien merupakan kewajiban kita semua sesuai Pasal 57 UU 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

h. Mari beri dukungan untuk pasien positif, PDP, ODP, dan tenaga medis. Jangan berstigma negatif terhadap mereka.

i. Bila merasakan gejala, periksa diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810

j. Tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini.

Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan-Nya.
Jangan lupa, di rumah aja! (Rlnk)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *