Firdaus dan Syamsuar Duduk Bersama Bahas Masalah Banjir Pekanbaru

Posted on April 3, 2021

PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar memberikan sinyal positif soal Memorandum of Understanding (MoU) Masterplan (rencana induk) penanganan banjir. Permasalahan banjir di Pekanbaru juga mestinya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Saya sudah membicarakan penanganan masalah banjir kepada gubri. Kalau bicara soal banjir, ada kewenangan pemerintah pusat,” kata Walikota Pekanbaru, Firdaus usai rapat koordinasi dan penyampaian perkembangan kegiatan strategis nasional dan isu strategis Kota Pekanbaru di kediaman Gubernur Riau, Kamis (1/4/2021) malam.

Baca Juga:  Komisi I Jenguk Warga yang Terlantar karena Ganti Rugi Lahan Pembangunan Jalan 70 tidak Direalisasikan

Persoalan banjir seharusnya ditangani tiga direktorat jenderal di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yaitu Bina Marga, Cipta Karya, dan Sumber Daya Air. Di samping itu, ada juga kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta kota.

“Makanya, rencana induk mengatasi banjir yang telah disusun pada tahun 2020 harus ditindaklanjuti dengan MoU agar menyelesaikan rancangan sesuai kewenangan. Gubernur juga menanggapi dengan positif dan tindakan,” jelas Firdaus dilansir pekanbaru.go.id.

Baca Juga:  Belum Tersedia di Pekanbaru, Ini Solusi Pengganti Materai 10.000

Selanjutnya, kesepakatan dan MoU dibuat antara Kementerian PUPR, gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru. Bupati Kampar juga dilibatkan dalam MoU ini.

“Banyak hal yang diperbincangkan, termasuk soal aset. Pertemuan malam ini sangat positif dalam pembangunan Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau,” ucap Firdaus.

Berita Lainnya

It seems we can’t find what you’re looking for. Perhaps searching can help.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *