Pemko Pekanbaru Bakal Perketat Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Posted on March 29, 2021

PEKANBARU – Kendati Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menunda menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro skala kelurahan. Namun Pemko bakal memperketat pembatasan kegiatan masyarakat berdasarkan Peraturan Walikota (Perwako).

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Muhammad Jamil mengatakan, pembatasan kegiatan masyarakat ini nantinya berskala kecamatan, dengan mengacu pada Perwako Nomor 130 Tahun 2020 tentang Perilaku Hidup Saru (PHB) dalam pengendalian pandemi Covid-19.

“Satgas kecamatan, dan kelurahan akan intens turun. Kita gunakan Perwako 130 untuk pendisiplinan masyarakat,” ujar Jamil, Senin (29/3/2021).

Baca Juga:  Kegiatan Malam Ramadan Dibatasi, Hamdani: Perlakuan yang Sama di Tempat Hiburan

Nantinya, Satgas dari kecamatan akan turun ke wilayah dalam kecamatan tersebut untuk menyisir masyarakat yang abai menjalankan protokol kesehatan. Kerumunan dan keramaian pada satu tempat nantinya juga tidak dibenarkan.

“Karena dalam regulasi kita tidak masuk dalam wilayah PPKM. Nanti susah ngurus (Perwako PPKM) nya panjang. Kita sudah intruksikan agar satgas segera memperkuat pengawasan,” jelasnya dilansir pgi.

Baca Juga:  Siap-siap, Seluruh Siswa SMP di Pekanbaru Mulai Belajar Tatap Muka Pekan Depan

PPKM mikro ini sebelumnya direncanakan akan diterapkan pada 11 kelurahan yang masuk dalam zona merah sebaran Covid-19 hasil pemetaan Satgas.

Diantaranya, Kelurahan Sidomulyo Barat (Tuah Madani), Rejosari (Tenayan Raya), Tangkerang Timur (Tenayan Raya) , Tangkerang Tengah (Marpoyan Damai), Air Dingin (Bukit Raya), Delima (Binawidya).

Kemudian, Kelurahan Simpang Tiga (Bukit Raya), Tangkerang Labuai (Bukit Raya), Tangkerang Utara (Bukit Raya) , Sidomulyo Timur (Marpoyan Damai), dan Limbungan (Rumbai).(*)

Berita Lainnya

It seems we can’t find what you’re looking for. Perhaps searching can help.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *