Riau Tidak Masuk 8 Wilayah yang Diperbolehkan Mudik Lokal Permenhub

Posted on April 22, 2021

PEKANBARU – Beberapa hari belakangan ramai diberitakan perihal inkonsistensi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengenai izin mudik lokal.

Diketahui, pada Kamis (15/4/2021), Gubri mengizinkan mudik lokal antar sesama daerah di dalam Riau, tetapi melarang mudik antar provinsi. Pada Senin (19/4/2021), dengan alasan penambahan kasus positif Covid-19 yang tinggi di Riau, izin mudik lokal itu dicabut.

Namun, pada hari Rabu (21/4/2021) Gubri kembali menyampaikan bahwa mudik lokal kembali diperbolehkan.

“Mudik lokal bisa, masih diperbolehkan. Tetapi kalau sakit, ya, tidak boleh,” ujarnya, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga:  Gubri Minta Firdaus Contoh Walikota Lain Turun Langsung Tinjau Prokes

Lalu, bagaimana sebenarnya arahan dari Pemerintah Pusat? Berdasarkan Permenhub No. PM 13 Tahun 2021, hanya ada 37 kota dalam 8 wilayah aglomerasi yang diizinkan melakukan perjalanan antar kabupaten/kota atau disebut mudik lokal.

Wilayah aglomerasi yang dimaksud di dalam Permenhub itu ialah pengumpulan atau pemusatan dalam lokasi atau kawasan tertentu.

Dijelaskan di dalam Permenhub tersebut, 37 kota dalam 8 wilayah aglomerasi yang boleh melakukan perjalanan rinciannya adalah sebagai berikut:

Baca Juga:  Bapenda Pekanbaru Kembangkan Sistem Bayar Semua Jenis Pajak via E-Commerce Tahun Ini

1. Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo

2. Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi

3. Bandung Raya: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat

4. Jogja Raya: Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul

5. Demak, Ungaran, dan Purwodadi

6. Solo Raya: Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen

7. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo

8. Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros.

Berita Lainnya

It seems we can’t find what you’re looking for. Perhaps searching can help.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *