Titik Api di Lahan Gambut Kembali Bermunculan di Bengkalis

Posted on March 1, 2020

Bengkalis, penariau.info – Titik api di wilayah Kabupaten Bengkalis masih terus bermunculan diperparah dengan cuaca terik panas dan angin kencang. Sejak hampir dua pekan, hingga hari ini setidaknya sudah ada lima titik api yang tersebar di sejumlah kecamatan membakar lahan gambut.

Tim Gabungan masih bekerja keras di lapangan melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Diantaranya, di kawasan kebakaran lahan (karla)  gambut di Kecamatan Rupat, Rupat Utara, Bantan, Tualang Mandau, dan di Kecamatan Bandar Laksamana.

Demikian diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), H. Tajul Mudaris ketika dikonfirmasi riauterkini.com, Ahad (1/3/20) petang.

Baca Juga:  Diberi Nama Rizky, Gajah Nia Lahirkan Anak Berbobot 81 Kg di PLG Minas Siak

Untuk karla di Kecamatan Rupat, dilaporkan lebih dari 10 hektar lahan gambut terbakar sejak terjadi 12 hari lalu. Petugas lakukan pengendalian dan pendinginan areal kebakaran.

“Petugas gabungan masih melakukan upaya pendinginan di lokasi kebakaran dan juga dikerahkan alat berat,” ungkap Tajul.

Sedangkan di Rupat Utara, kebakaran muncul di Desa Titik Akar, petugas melakukan pemadaman dan pendinginan sudah selama tujuh hari. Luas lahan yang terbakar sekitar dua hektar.

Begitu juga karla di Kecamatan Tualang Mandau tepatnya berada di Koto Pait Beringin. Dimana kebakaran di sana sudah berlangsung selama empat hari dan luas lahan yang sudah terbakar, sekitar tiga hektar.

Baca Juga:  Gedung Baru Mapolda Riau Segera Diresmikan

Untuk karla di Bantan, sudah berlangsung sejak dua hari ini. Petugas gabungan belum menaksir jumlah luas lahan yang terbakar karena masih fokus melakukan pemadaman di Desa Kembung Baru.

Sementara karla yang berada di Kecamatan Bandar Laksamana dilaporkan, terjadi sejak Sabtu (29/2/20) kemarin. Sampai saat ini luas lahan terbakar sekitar 0,4 hektar lahan di wilayah Desa Api-api. “Tim gabungan bersama masyarakat di beberapa titik itu masih melakukan pemadaman dan pendinginan serta beberapa lokasi kebakaran mengeluarkan asap,” tutupnya. (Riauterkini)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *