Kasus Korupsi Selama 2020, Kepala Daerah di Riau Diminta Pahami Tunjuk Ajar Melayu

Posted on January 2, 2021

PEKANBARU – Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) meminta kepala daerah dan para pejabatnya untuk membaca dan memahami Tunjuk Ajar Melayu.

Hal tersebut terkait karena sepanjang tahun 2020 masih ada para pejabat yang mendapat amanah rakyat tersandung kasus dugaan korupsi.

Sejumlah kasus korupsi yang dilakukan kepala daerah dan sejumlah pejabat birokrasi terjadi selama tahun 2020.

Yang terhangat adalah menyeret Walikota Dumai Zulkifli AS dan Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Serta terbaru Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya.

Baca Juga:  Selama 2 Tahun, Ayah Tiri di Meranti Cabuli Anaknya yang Masih di Bawah Umur

Terkait hal itu, Sekrektaris Jenderal FKPMR, Muhammad Herwan mengatakan, tahun 2020 meninggalkan catatan kelam bagi Bumi Melayu Riau dalam bidang manajemen pemerintahan.

Catatan kelam itu, kata dia, ketika beberapa orang pejabat tingginya gagal menjulang amanah, tersangkut tindak pidana korupsi dan harus berurusan dengan penegakan hukum.

“Kita tahu, Riau ini adalah negeri Melayu yang sarat dengan tunjuk ajar budaya Melayu. Tapi korupsi masih terjadi di sana sini,” kata Herwan, Kamis 31 Desember 2020, seperti yang dilansir dari fixpekanbaru.

Baca Juga:  Ditikam 7 Tusukan Gunting, Pemuda Payung Sekaki Pekanbaru Tewas di Tangan Pemulung

Atas kondisi itu, FKPMR mendukung sepenuhnya upaya penegakan hukum, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta mendukung sepenuhnya semangat anti KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang dikumandangkan dalam Gerakan reformasi 1998.*

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *