Polres Inhil Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Warga Tembilahan, Diduga Akibat Utang

Posted on August 31, 2020
INHIL, PENARIAU.INFO – Kasus penyiraman aur keras yang dilakukan dua orang tersangka pada akhir Juli 2020 lalu diungkap oleh Polres Rohil. Diduga pelaku melakukannya atas suruhan inisal TT yang memiliki hutang piutang.
 
Kapolres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dian Setyawan didampingi Kasat Reskrim AKP Indra L Sihombing dan Kasubbag Humas AKP Warno Akman menjelaskan kronologis peristiwa penyiraman air keras melalui press release, Senin (31/8/2020) di Aula Mapolres Inhil.
 
“Adapun motif kedua pelaku melakukan penyiraman air keras, karena menerima imbalan dan perintah dari TT yang sebenarnya masih ada hubungan keluarga terhadap korban. Setelah dilakukan pengembangan ternyata TT memiliki dendam utang-piutang dengan korban (SI),” jelas Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan.
 
Penyiraman dilakukan pada Jumat (31/7/2020) pukul 01:20 WIB, di Jalan Pangeran Hidayat Parit 13, Kelurahan Tembilahan. Dua orang pelaku melakukan penyiraman dengan mengendarai sepeda motor saat korban sedang ngopi di sebuah warung.
 
“Akibat penyiraman air keras yang mengandung asam sulfat, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tubuh korban bagian dada sebelah kanan,” ujarnya.
 
Di lokasi kejadian (TKP), ditemukan barang bukti berupa 1 potong baju kaos oblong warna abu-abu milik korban, 1 unit sepeda motor matic dan pecahan gelas kaca yang diduga sebagai wadah air keras untuk menyiram korban.
 
“Kini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Inhil. Ketiga pelaku dikenai pasal 351 ayat 2 pidana 5 tahun penjara dan atau pasal 354 ayat 1 pidana paling lama 8 tahun penjara,” terang Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan. (Hallo Riau)
Baca Juga:  Dor! Polda Riau Tembak Mati Pengedar Narkoba, 20 Kg Sabu Diamankan
Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *