Pemprov Riau Akan Berlakukan Sanksi Bagi yang Tak Mau Divaksin

Posted on February 1, 2021

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan memberlakukan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) dan yang tidak mau divaksin Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Chairul Riski.

“Sesuai arahan Jaksa Agung RI, untuk mencapai herd immunity atau kekebalan masyarakat, semua wajib divaksin dan wajib patuh prokes. Yang tidak mau, hukum akan ditegakkan sesuai amanah Undang-Undang,” kata Chairul Riski, Senin (1/2/2021).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Resmi Disuntik Vaksin Corona Sinovac

Tidak hanya di Riau, lanjut Riski, aturan ini akan dilakukan pemerintah daerah termasuk kejaksaan tinggi se-Indonesia.

“Masyarakat diminta untuk menerapkan ketentuan pasal 9 dan pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018,” ujarnya.

Pasal 9 dan pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 yang dimaksud Riski itu mengatur tentang kewajiban setiap orang mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan ikut serta dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Baca Juga:  Hari Ini Riau Peringkat 3 se-Indonesia Kasus Positif Covid-19

Kemudian pasal 93 berbunyi, jika tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan atau menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan bisa dipidana dengan penjara paling lama satu tahun dan atau denda maksimal 100 juta rupiah.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *