Bapenda Riau Klaim Hasil Pajak Daerah Capai Rp1,77 Triliun

Posted on December 24, 2020

PEKANBARU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau mencatat hasil pajak tahun 2020 sebanyak Rp1,77 triliun dari target awal Rp1,20 triliun. Hasilnya, Bapenda Riau klaim mengalami surplus (kelebihan) Rp56 miliar.

Kalkulasinya, hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ditargetkan sebesar Rp637 miliar lebih. Sementara, realisasi sampai 19 September Rp645 miliar lebih.

Sedangkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tak tercapai. Dimana dari target Rp774 miliar, sementara realisasi sampai 19 September baru sebesar Rp536 miliar, atau defisit Rp200 miliar lebih.

Baca Juga:  Bupati Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara

Kepala Bapenda Riau, Herman menjelaskan target pajak pada 2020 saat refocusing sebesar Rp950 miliar kemudian terjadi perubahan menjadi Rp1,20 triliun.

“Realisasi sampai 19 September sudah mencapai 105 persen. Dengan asumsi, dari 1,20 triliun ditetapkan tersebut sudah terealisasi Rp1,77 triliun atau surplus Rp56 miliar lebih,” kata Herman Rabu (23/12/2020) lalu.

Untuk pajak air permukaan tak mencapai target dari Rp36 miliar, baru terealisasi Rp 33 miliar.

Baca Juga:  Ini Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru Dilantik

“Alasannya, karena salah satu dampak air permukaan PLTA Koto Panjang. Saat ini kita sedang melakukan mediasi dengan Kemendagri, terkait silang pendapat, antara Pemprov Riau dan Sumatera Barat. Kita harapkan, mediasi ini bisa selesai secepatnya,” katanya.

Menurut hitungan sederhana bila pendapatan PKB, BBNKB dan pajak air permukaan ditotal hasilnya hanya Rp1,2 triliun. Sangat jauh dari angka Rp1,7 yang diklaim Bapenda. (hrc)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *