Kunjungi Riau, Pemprov Maluku Ingin Adopsi Aplikasi Mata Bansos

Posted on December 10, 2020

PEKANBARU – Aplikasi Monitoring Data Bantuan Sosial (Mata Bansos) besutan Pemerintah Provinsi (Pemprov Riau) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau ingin diadopsi oleh Pemprov Maluku.

Demi mempelajari cara pembuatan dan proses pengoperasian aplikasi tersebut, Pemprov Maluku melakukan studi banding ke Riau.

“Kondisi di Maluku bukan wilayah kontinental seperti Riau, secara geografis di Maluku sedikit sulit untuk melakukan pengawasan secara langsung, karena itu kami ingin belajar tentang Mata Bansos ini,” kata perwakilan Pemprov Maluku, Kamis (10/12/2020) saat pertemuan di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau.

Baca Juga:  Lagi, Sekdaprov Riau Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi di Siak

Kepala BPKP Riau Muhammad Yusuf Ateh mengatakan bahwa Mata Bansos adalah tools  yang mengadopsi sistem CACM (Continues Audit and Continues Monitoring).

“Continues monitoring dari Pemprov Riau, continues auditnya BPKP, Kejaksaan, dan Polisi. KPK juga memantau aplikasi ini. Datanya real time dan sedikit saja ada penyelewengan dana itu kelihatan,” jelasnya.

Di dalam pertemuan tersebut tim teknis Diskominfotik juga menunjukkan cara menginput data dan pengoperasian aplikasi.

Baca Juga:  Dari 7.817 TPS di Riau, Ada Dua TPS yang Belum Ditemukan Titik Koordinatnya

Asisten 1 Setdaprov Riau Jenri Salmon Ginting mengaku senang dan bangga aplikasi Mata Bansos dikenal di Indonesia, bahkan sebelumnya Provinsi DIY Yogyakarta juga ingin mengadopsi sistem tersebut.

Ikut hadir dalam pertemuan itu Kadis Sosial Tengku Zul Effendi, Kepala BPKP Riau Muhammad Yusuf Ateh, Perwakilan Diskominfotik, rombongan Pemprov Maluku termasuk Perwakilan BPKP Maluku. (hrc)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *