Tak Profesional Kelola Sampah, Walikota Diminta Evaluasi Kadis DLHK

Posted on January 5, 2021

PEKANBARU – Tumpukan sampah yang terjadi disepanjang jalan, pemukiman warga belakangan ini menuai kritikan dari berbagai pihak. Walikota Pekanbaru pun diminta mengevaluasi Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Agus Pramono.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla Agus Pramono menegaskan, Kadis LHK tidak profesional mengelola sampah di Kota Pekanbaru, mulai dari pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), terjadi kerusakan alat berat bahkan antrean panjang truk pengangkut sampah karena tidak bisa masuk ke lokasi TPA, ditambah dengan polemik pemecatan THL di DLHK.

Baca Juga:  Nasib 25 Pejabat Eselon II Pemprov Riau Masih di Tangan KASN

“Dari awal kita sudah warning soal sampah ini, mulai dari pengangkutan sampah yang tidak beres hingga sampah berserakan dan menumpuk, jadi permasalahan ini sudah bisa dijadikan alasan untuk mengevaluasi Kadis. Siapapun orangnya permasalahan ini tentu tidak lepas dari kebijakan kepalanya,” tegas Roni Pasla, Selasa (5/1/2021).

Politisi PAN ini berharap Walikota Pekanbaru, Firdaus agar menempatkan orang-orang yang profesional dan berkompeten dan bisa menuntaskan dan memberikan solusi permasalahan sampah di Pekanbaru.

“Tidak hanya wacana, namun harus ada aksi. Jika dibiarkan nanti akan berlarut. Kata evaluasi itu karena permasalahan sampah ini bukan hanya sekali, tapi sudah berulang-ulang. Dan sampah ini kelihatan, dan tidak bisa ditutupi,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubri Ajak Mayarakat Sukseskan Sensus Penduduk Secara Online

Bahkan hari ini Selasa (05/01/2021) Komisi IV DPRD Pekanbaru juga memanggil DLHK untuk dimintai keterangan terkait dengan permasalahan yang terjadi saat ini.

“Kita juga akan memberikan solusi, atasi permasalahan ini tidak bisa sendiri. Terlepas dari itu semua dinas LHK harus terbuka dengan segala kritikan, dan kita minta pertanggungjawaban dari kepala dinas,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *