Aplikasi ‘Bantu Guru’ Buatan Guru Riau Bakal Dilaunching Presiden Bulan Ini

Posted on November 10, 2020

PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengapresiasi para guru di Provinsi Riau membuat aplikasi ‘Bantu Guru’ untuk memberikan layanan bagi guru di tanah air.

Aplikasi ini akan diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) melalui puncak HUT ke-75 PGRI pada 28 November 2020 mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi sekali aplikasi yang dibuat oleh guru-guru kita, dimasa pandemi Covid-19 mereka masih berinovasi dan produktif,” kata Gubri saat menerima kunjungan PGRI Provinsi Riau di Kediaman Gubernur Riau, Senin (9/11/2020).

Gubri juga mengatakan bahwa kepedulian PGRI harus ditingkatkan meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga:  23 SMP Negeri di Pekanbaru Mulai Belajar Tatap Muka

Sebab, di masa ini juga guru dituntut untuk bisa berdamai dengan banyak hal, baik itu dengan proses pemebelajaran jarak jauh, proses-proses pada penilaian hingga proses bagaiaman adaptasi baru didalam dunia pendidikan.

“Saya juga mengapresiasi bahwa aplikasi ‘Bantu Guru’ bisa memberikan kontribusi untuk skala nasional,” tuturnya.

Di lain pihak, Ketua PGRI Provinsi Riau M Syafi’i mengatakan aplikasi produk Riau tersebut memiliki 3 (tiga) layanan yakni peningkatan perlindungan terhadap guru, peningkatan kebutuhan bagi guru dan peningkatan kompetensi untuk guru.

Lebih lanjut Syafi’i menyebutkan bahwa aplikasi tersebut diperuntukkan bagi seluruh guru yang ada di Indonesia, baik guru honor maupun guru PNS.

Baca Juga:  Nunggak Biaya Kuliah Rp 545 Juta, Mahasiswi Kedokteran Trisaksi Penerima Beasiswa dari Pemkab Rohul Terpaksa Cuti

Sedangkan untuk login akun, ia mengatakan para guru harus terkoneksi dengan keorganisasian yang dibuktikan dengan memiliki NPA, sehingga para guru baru bisa menikmati 3 layanan yang tersedia.

“Ini memang aplikasi komunitas guru,” ujarnya, seperti dikutip mediacenterriau.

Menurut hasil sensus tenaga pendidik di Provinsi Riau, sebut Syafi’i, terdapat 102 ribu guru yang memakai aplikasi tersebut. Sedangkan jika dihitung berskala nasional, aplikasi tersebut telah digunakan oleh jutaan guru.

“Kami akan terus berinovasi dan tidak ada alasan untuk tidak berkarya meskipun dimasa pandemi Covid-19,” tutupnya. (hrc)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *