Wako Pekanbaru: Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari di Zona Kuning

Posted on January 26, 2021

PEKANBARU – Walikota Pekanbaru, H Firdaus memastikan belajar tatap muka bergulir pada Februari 2021 nanti.

“Ada rencana belajar tatap muka pada minggu pertama Februari 2021,” jelasnya usai rapat terkait rencana penerapan belajar tatap muka di sekolah, Senin (25/1/2021).

Dikatakan, belajar tatap muka hanya berlangsung di zona kuning. Ia menyebut bahwa mayoritas kecamatan di Kota Pekanbaru masuk zona kuning.

“Ini sesuai hasil pemetaan dari Satgas bersama dinas kesehatan,” terangnya.

SOP dalam proses belajar tatap muka juga sudah disusun. Adanya SOP agar penerapan belajar tatap muka sesuai protokol kesehatan.

Penyelenggaraan belajar tatap muka untuk gelombang pertama jumlah sekolahnya terbatas di wilayah zona kuning. Mereka menunda penerapan belajar tatap muka di zona oranye.

Baca Juga:  Lewat APBN, Dinas ESDM Riau Ajukan Permohonan Pasang Rooftop Panel Surya di Sekolah

Tim Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru nantinya bakal melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap peserta didik. Guru juga bakal mendapat pemeriksaan kesehatan.

“Terutama guru di usia rentan yakni di atas 50 tahun. Ini harus jadi perhatian kesehatannya,” terangnya.

Mereka yang prioritas belajar tatap muka yakni peserta didik tingkat akhir. Mereka adalah peserta didik kelas 6 dan kelas 9 atau kelas 3 SMP.

Mereka jadi prioritas karena bakal menjalani ujian akhir pada tahun 2021 ini. Peserta didik yang bersiap ujian akhir butuh belajar secara tatap muka.

“Sekolah tatap muka hanya berlaku pada wilayah zona kuning dan hijau,” jelas Firdaus.

Baca Juga:  Tak Mampu Beli Kuota untuk Sekolah Online, Puluhan Anak Terima Beasiswa Dhuafa dari Rumah Yatim

Sementara, untuk kecamatan pada zona orange belum dapat melaksanakan sekolah tatap muka. Proses sekolah tatap muka yang bakal berlangsung berbasiskan kecamatan.

Ia mengungkapkan, Kecamatan Rumbai dan Tampan belum dapat melaksanakan proses sekolah tatap muka, karena masih berada di zona orange, atau tingkat resiko penyebaran sedang.

Pada sekolah tatap muka terbatas ini, peserta didik hanya melakukan pertemuan dengan guru dalam waktu tertentu, dan tidak sama dengan pembelajaran seperti biasanya.

“Saat pertemuan hanya beri tugas untuk pertemuan berikutnya, dan menyerahkan tugas. Kemudian membahas materi yang tak dapat diselesaikan dirumah,” terangnya.(*)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *