Jagoan Gubri dan Bupati Tumbang di Pilkada Kepulauan Meranti

Posted on December 10, 2020

SELATPANJANG – Paslon yang diusung Ketua DPD I Partai Golkar Riau dan Bupati Meranti tumbang di Pilkada Kabupaten Meranti. Pasangan nomor urut 1, H Muhammad Adil-Asmar yang diusung Partai PDI-P dan PKB meraih 38 persen dengan total keunggulan jumlah suara 36.254.

Hasil sementara ini berdasarkan hitung cepat dan rekapitulasi sementara pemungutan suara Pilkada Kepulauan Meranti yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepulauan Meranti.

Sementara itu pasangan yang meraup suara terbanyak kedua diraih oleh pasangan Nomor Urut 3 Mahmuzin- Nuriman yang diusung Partai Gerindra dan PPP meraih 22 persen dengan jumlah total suara sebanyak 21.465.

Baca Juga:  Sukiman - Indra Unggul, Paslon Urut 3 Gugat ke MK

Posisi raihan suara terbanyak ketiga diduduki oleh calon pasangan jagoan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir yakni pasangan Nomor Urut 2 Hery Saputra- M Khozin yang diusung tiga partai yakni PAN, Demokrat dan NasDem ini hanya meraih 20 persen dengan total suara 18.983.

Sedangkan posisi terakhir diduduki oleh pasangan calon jagoan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yakni pasangan Nomor Urut 4 Said Hasyim-Abdul Rauf yang diusung Golkar dan PKS meraih 20 persen dengan jumlah total suara sebanyak 18.874.

Berbekal hasil sementara tersebut, para pendukung pasangan Muhammad Adil- Asmar langsung euforia ketika mengetahui perolehan tersebut.  Mereka sorak sorai dengan kemenangan tersebut.

Baca Juga:  Dinilai Langgar UU No 30/ 2014, KASN Minta Walikota Kembalikan Jabatan Alek Kurniawan

Sementara itu H Adil yang ditemui di kediamannya di Jalan Pelajar, Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi mengaku bahwa dirinya tidak ada perasaan berlebih walaupun ada beberapa hasil hitungan cepat membuktikan kemenangannya.

“Yang pertama syukur kepada Allah SWT, selanjutnya kepada seluruh masyarakat karena berpartisipasi dan memberikan dukungannya kepada kita, karena program kita juga kan untuk masyarakat. Saat ini perasaan saya biasa-biasa saja. Sama sekali tidak ada, memang luar biasa lah. Saya kayak nyalon anggota dewan aja, gak ada macam-macam tidak pakai money politic, tapi Alhamdulillah masyarakat sudah mulai cerdas,” ungkap H Adil. (hrc)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *