Pilkada 2020, Tingkat Partisipasi Masyarakat Tiga Daerah di Riau Turun

Posted on December 25, 2020

PEKANBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menyatakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat (parmas) di 3 daerah dalam Pilkada Serentak 2020 menurun dibandingkan Pilkada 2015 lalu.

Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto, mengatakan, tiga darah tersebut adalah Rokan Hulu, Kota Dumai dan Kuantan Singingi. Sementara itu, partisipasi masyarakat di 6 daerah lain yang juga menggelar Pilkada pada 2020 tercatat meningkat.

“Tiga kabupaten kota ini, tingkat partisipasi masyarakat menurun di Pilkada 2020 ini, dibandingkan dengan Pilkada tahun 2015 lalu,” ujar Nugroho kepada halloriau.com, Jumat (25/12/2020).

Baca Juga:  Sukiman - Indra Unggul, Paslon Urut 3 Gugat ke MK

Nugroho merincikan, di Kabupaten Rokan Hulu tingkat parmas pada Pilkada 2020 tercatat 71,22 persen, sedangkan pada 2015 mencapai 71,45. Kemudian di Kota Dumai, pada 2020 tingkat parmas tercatat 65,08 persen, sedangkan 2015 mencapai 68,13 persen.

“Sedangkan di Kabupaten Kuansing, tingkat parmas pada Pilkada 2020 mencapai 70,63 persen. Sementara pada tahun 2015 tercatat mencapai 72,73 persen,” tambahnya.

Namun, Nugroho mengatakan, secara keseluruhan tingkat parmas pada Pilkada 2020 di 9 daerah di Riau tercatat mengalami kenaikan hingga 5,36 persen dibandingkan tahun 2015. Dia mengatakan, pada Pilkada 2020 ini, tingkat parmas tercatat mencapai 70,39 persen. Sementara pada Pilkada 2015, tingkat parmas hanya mencapai 65,03 persen.

Baca Juga:  Raih 30,2 Persen, Paslon ESA Sementara Unggul di Bengkalis

“Walau target Nasional sebesar 77,5 persen belum terpenuhi pada pemilihan 2020 di Provinsi Riau. Namun kita tetap bersyukur karena capaian tingkat partisipasi pemilih di Provinsi Riau mengalami peningkatan dibanding tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan 2015,” ujarnya.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *