Riuh Syamsuar Diajukan Sebagai Calon Ketua Golkar Riau, Ini Jawaban Pihak PAN

Posted on February 24, 2020

Pelanbaru, penariau.info – Jelang Musda Partai Golkar Riau, nama Gubernur Riau Syamsuar mulai riuh diperbincangkan. Pasalnya, tokoh-tokoh Golkar mulai mengajukan nama Syamsuar sebagai salah satu kandidat untuk bersaing melawan Arsyadjuliandi Rachman yang sekarang masih menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Riau.

Bagaimana Partai Amanat Ratyat (PAN) Riau mendengar kabar tersebut? Sementara saat maju pada Pemilihan Gubernur Riau lalu, Syamsuar tercatat sebagai anggota PAN Riau.

”Kalau ada kabar bahwa Pak Syamsuar akan ikut kontestasi sebagai kandidat pada Musda Partai Golkar Riau, kami kurang mengerti, apakah memang betul atau tidak, apakah bisa atau tidak, karena itu urusan internal partai lain,” ujar Sekretaris DPW PAN Riau Tengku Zulmizan F Assagaff, SE, MSi menjawab GoRiau.com, Senin (24/2/2020).

Baca Juga:  Tak Ingin Ada Pelemahan Pancasila, PKS Tolak RUU HIP

Namun Zulmizan menjelaskan, Syamsuar telah memegang kartu tanda anggota (KTA) PAN sejak September 2017 yang diserahkan oleh Sekjen DPP PAN Edy Soeparno dan Ketua POK DPP PAN Yandri Susanto di suatu tempat di Jakarta.

”Dan ada perjanjian tertulis bahwa beliau bersedia akan tetap jadi kader dan anggota PAN pasca Pilgubri 2018 dan bersedia ditugaskan pada jabatan apa pun yang ditunjuk oleh partai,” jelasnya.

Zulmizan juga mengatakan setahu pihak PAN, sejak saat itu sampai saat ini, Syamsuar belum ada mengundurkan diri dari keanggotaan PAN dan pada berbagai kesempatan selalu mengaku sebagai kader PAN.

Baca Juga:  Tak Terima Hasil Pilkada di Inhu, Ribuan Massa Gruduk KPU

”Tapi yaa.., terserah Pak Syamsuar sendiri. Kalau tetap mengaku kader PAN bagus, kalaupun tidak lagi ya, mungkin bagus juga,” jelas Zulmizan.

Dikatakan, sampai saat ini belum dengar pernyataan langsung dari Syamsuar akan maju pada Musda Golkar Riau. Baru orang lain yang mengatakan.

”Bagaimana pun, sejarah telah mencatat bahwa pada waktu Pilgubri, Golkar tidak mau mendukung dan malah memecat Syamsuar. Lalu, kamilah (PAN, PKS dan Nasdem) bersama relawan yang memperjuangkannya. Tapi setelah jadi Gubernur Riau, orang berebut mau ambil ya.., biasalah tu!” tutupnya. (Goriau)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *