Waduh, Oknum KPPS Diduga Jadi Timses Paslon Nomor 3 di Pilkada Bengkalis

Posted on December 9, 2020

BENGKALIS – Masa Kampanye dan masa tenang dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bengkalis seyogyanya menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai gagasan yang ditawarkan oleh kandidat Pasangan Calon (Paslon). Publik menanti munculnya beragam narasi programatik yang akan dijadikan dasar dalam menentukan pilihan di tanggal 09 Desember 2020 (yakni hari ini).

Sayangnya, masa kampanye dan masa tenang yang telah berlangsung dikotori dan dinodai adanya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis bergabung ke dalam Tim pemenangan Paslon Kasmarni-Bagus Santoso Nomor Urut 3 di singkat dengan “SOLID KBS”.

Demikian disampaikan Tim Advokasi Paslon AMAN (Abi Bahrun – Herman) Dr. Suat Maruli Tua Manik, SHI., SH., MH., CLA, kepada awak media, (Rabu (09/12/2020).

Baca Juga:  Dinilai Langgar UU No 30/ 2014, KASN Minta Walikota Kembalikan Jabatan Alek Kurniawan

Dikatakannya, terkuaknya KPPS sebagai tim sukses Kasmarni-Bagus Santoso terungkap dari group Whatshap dengan nama group “SOLID KBS”. Dalam group itu sangat jelas ada percakapan antara Ketua RT/RW yang juga sebagai KPPS bermaksud dan melakukan untuk memenangkan KBS.

“Untuk memastikan Ketua RT/RW sebagai KPPS dapat kami buktikan dengan daftar list ataupun SK pengangkatan KPPS yang kami peroleh dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Air Jamban. Dalam daftar list nama-nama KPPS hampir sebanyak 50% masuk kedalam group SOLID KBS, sehingga patut diduga adanya penyelenggara yang bersikap tidak netralitas, tidak independent dan melanggar asas-asas dan prinsip pelaksanaan Pemilukada serta menciderai Pasal 2 UU No 1 Tahun 2014 jo UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah,” tegas Maruli.

Baca Juga:  Tak Ada Izin, Pemko Diminta Konsisten Tertibkan Pedagang Kuliner Bundaran Keris

Dugaan KPPS di keluarahan Air Jamban, Kecamatan Mandau yang masuk ke dalam tim SOLID KBS telah dilaporkan ke PPK Kecamatan Mandau tanggal 08 Desember 2020.

“Kami berharap laporan kami ini menjadi perhatian khusus dari PPK, KPU serta penyelenggara pemilu lainya. KPU serta jajaranya harus memastikan seluruh anggota KPPS tidak dipengaruhi oleh Paslon lain, tidak boleh diintervensi pihak manapun, baik individu maupun kelompok atau lembaga,” tutupnya. (*)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *