Memasuki bulan puasa, Muhammad Isa himbau masyarakat tetap jaga protokol kesehatan PSBB

Posted on April 29, 2020

Pekanbaru, penariau.info – Sepekan memasuki bulan Ramadhan, Sekretaris komisi 1 DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa lahamid menghimbau agar masyarakat kota Pekanbaru agar tetap mematuhi peraturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) serta meminta agar pemerintah Kota Segera menurunkan bantuan kepada masyarakat selama PSBB berlangsung.

“Kepada seluruh masyarakat harus tetap bersabar demi keselamatan kita bersama, tetap patuhi peraturan PSBB dan saya juga Minta pemko transparan tentang kesanggupan penanggulangan Covid 19 tertutama tentang kemampuan pendanaan pemko dan sumber pendanaan. “. Ucap Muhammad Isa lahamid, Selasa, (28/0/20)

Baca Juga:  Tanggulangi Covid-19, Khairul Umam Lepaskan Satgas PKS Bengkalis

Seperti yang di ketahui, Sudah hampir dua pekan pemberlakuan PSBB dan akan di lakukan Perpanjangan lagi untuk 14 hari kedepan, sehingga di perlukan tindakan yang cepat agar bantuan bisa langsung di rasakan oleh masyarakat.

Tak hanya mendesak Pemko Pekanbaru saja, legislator DPRD Kota Pekanbaru ini juga meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk lebih menaruh keperhatiannya terhadap Kota Pekanbaru.

“kemaren pemprov sudah pernah memberikan informasi untuk bantuan sosial Covid-19 ini, saya minta agar ini secepatnya di realisasikan, Karena selama pemberlakuan PSBB ini sudah banyak pertokoan, dan usaha milik masyarakat lain nya yang tutup, sehingga masyarakat yang berada di rumah tidak memilii penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari”. Tegas muhammad Isa

Baca Juga:  Bermodal Rp40 Juta, Montir di Pelalawan Sukses Buat dan Terbangkan Pesawat Mini

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat Pekanbaru yang terdampak virus corona (Covid-19), setelah ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun sayangnya, Pemerintah Kota Pekanbaru belum menyerahkan data berapa warga yang akan diberikan bantuan sebesar Rp300 ribu per KK tersebut.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *